Gunungkidul – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunungkidul diharapkan mampu bersinegi dengan Satpol PP Kabupaten lain di DIY, serta Satpol PP yang berada diwilayah perbatasan dalam penertiban badut, pengemis dan pengamen.
Hal tersebut diungkapkan Asisten Sekretaris 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Gunungkidul, Siwi Iriyanti dalam sarasehan HUT Satuan Polisi Pamong Praja Ke-72 dan Satlinmas Ke-60 tingkat DIY yang digelar di Aula TBG, Kamis (24/3).
“Penertiban badut, gepeng, tukang sulak mobil dan usaha lainnya yang mengganggu ketertiban umum ini menjadi permasalahan bagaimana menyelesaikan secara terpadu di DIY,” kata Siwi.
Pihaknya juga mengatakan, upaya tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Daerah ( Perda) Provinsi Istimewa Yogyakarta No. 1 Tahun 2012 tentang Penanganan Gelandang dan Pengemis. Sehingga kegiatan mereka yang berada di jalan, traffic light dianggap melanggar peraturan daerah.
| [PIC2] |
“Beberapa waktu lalu, Satpol PP Gunungkidul sudah melakukan pembinaan termasuk pada anak anak punk yang berada di lampu merah,” kata Siwi.
Dikatakan, permasalahan lain yang muncul ditengah masyarakat dan perlu bersinergi yakni kenakalan remaja. Di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul dalam beberapa saat terakhir muncul tindak kejahatan klitih dan tawuran yang melibatkan remaja.
“Sehingga harapan saya momentum HUT Satpol PP dan Satlinmas ini menjadi momentum bersama menjaga kondusifitas masyarakat di seluruh kabupaten kota di DIY menjadi lebih positif,” katanya.
Sementara Kasat Pol PP Gunungkidul, Edi Basuki mengatakan, butuh sinergitas dengan instansi lain untuk membangun kesamaan pemahaman, koordinasi pada anggota mitra praja utama di bidang Tibumtranmas.
“Tujuan kegiatan ini selain untuk meningkatkan sinergitas antar instansi,” katanya.
Dalam sarasehan tersebut hadir kasat Pol PP DIY, Perwakilan Satpol PP dari empat kabupaten kota. Satpol PP dari daerah perbatasan, mitra Satpol PP dari Kodim dan Polres Gunungkidul. Untuk memeriahkan acara panitia juga menghadirkan hiburan reog dari Kecamatan Semanu.